Bisnis Indonesia Online » Varia


Kamis, 18/03/2010 10:56 WIB

Ciputra: Ubah mindset jadi pencipta kerja

oleh : Hilda Sabri Sulistyo

SEMARANG (Bisnis.com): Aula Gedung Pasca Sarjana Kampus Universitas Diponegoro Peleburan di Jl Imam Barjo, Semarang, kemarin siang dibanjiri peserta seminar kewirausahaan dan bursa waralaba yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Undip menyambut Dies Natalis Emas ke-50.

Gerombolan mahasiswa itu terlihat sejak pintu masuk hingga di depan lift tempat acara berlangsung. Wajah-wajah ceria dan penuh semangat menyambut kehadiran pengusaha kondang Ciputra di kampus itu.

Bukan seperti penyebar virus lainnya yang dijauhi orang, Ciputra justru seperti selebritas yang menjadi magnet bagi mahasiswa strata satu, pasca sarjana serta para guru sekolah SMP dan SMA se-Kota Semarang yang diundang ke acara itu.

Sebelumnya, Rektor Undip Susilo Wibowo, Herniwati yang mewakili panitia, petinggi FE Undip lainnya serta Kodradi, mantan Dirut BTN dari ikatan alumni FE Undip juga menjemput langsung Ciputra di tangga pesawat Susi Air di Bandara Ahmad Yani, Semarang.

“Saya benar-benar sulit menolak untuk tidak datang ke Undip, mereka datang satu per satu ke Jakarta meminta saya membakar semangat wirausaha di Semarang. Hari ini datang rektornya, besoknya datang Pak Kodradi mewakili alumninya,” kata Ciputra.

Belakangan ini, sebagai penyebar virus positif entrepreneurship Ciputra memang lebih banyak melakukan teleconference di berbagai seminar kewirausahaan daerah hingga ke tingkat kabupaten. Dia meminta semua pihak maklum dengan kondisi itu karena Ciputra juga musti mengukur kemampuan fisiknya yang sudah tidak muda lagi.

Namun, kakek dari sembilan cucu ini faham bahwa pertemuan fisik juga patut dipertimbangkan. “Atas nama wirausaha apapun saya jalankan, termasuk charter pesawat meskipun dalam perusahaan kami tidak mengenal kemewahan, tapi karena saya tidak ingin mengecewakan mereka yang sudah terbakar semangat wirausaha maka hal ini kami lakukan,” tandas Ciputra.

Faktanya, pertemuan Ciputra dengan berbagai lapisan masyarakat dari lintas generasi di kampus itu memang seperti layaknya seleb menggelar temu penggemar yang tidak lepas dari layanan memenuhi permintaan foto bersama dan tanda tangan.

Haryadi, misalnya, mahasiswa semester empat dalam sesi Tanya jawab mengaku meninggalkan kuliahnya hari itu demi berkonsultasi gratis dengan Pak Ciputra. Kontan saja tamu yang berada di aula langsung tertawa mendengar pernyataannya. Soalnya dia dan teman-temannya sudah memulai bisnis penerbitan tapi menangani masalah SDM justru membuatnya pusing mengatur teman sendiri yang menjadi anak buah.

Seolah tidak ingin berbagi dengan penanya lainnya, Haryadi memberondong Ciputra dengan pertanyaan lainnya sehingga sang moderator seminar, Sigid Pramono, Ketua Perbanas yang juga Komisaris BCA sekaligus alumni FE Undip, harus memperingatkannya berkali-kali untuk membatasi waktu.

Sesi tanya jawab nampaknya memang yang paling ditunggu-tunggu semua peserta.

Termasuk salah satu alumni sepuh yaitu Sutikno, manager Primkoppabri Kota Semarang, yang mengingatkan agar para mahasiswa jangan takut menghadapi kesulitan dalam bisnis karena ibarat protein, kesulitan itu justru memperpanjang umur dan menyehatkan perusahaan.

Pada Ciputra sendiri, dia justru berpesan agar wirausaha itu menjadi goodwill pemerintah, bukan di tataran pemerintah pusat saja tetapi sampai ke desa sehingga kesejahteraan merata dan pemerintah mampu mengatasi soal kemiskinan.

Di dunia pendidikan, Ciputra menegaskan pihaknya bukan ingin menjadikan semua guru sebagai entrepreneur karena yang terpenting adalah mengubah mindset sehingga bangsa ini bisa membangun pendidikan yang memiliki orientasi membangun manusia pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja.

Jadi pendekatan utamanya adalah mengajarkan entrepeneurship mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga SMA, mengintegrasikan seluruh jurusan di perguruan tinggi, dan mendirikan entrepreneurship center yang melayani jurusan-jurusan di luar bisnis.

“Bahkan saya ingin Undip jadi World Class Entrepreneurship Center bukan hanya untuk kepentingan kampusnya, tapi memfasilitasi semua petrguruan tinggi di Jawa Terngah dan semua sekolah maupun nonsekolah di wilayah ini yang mengembangkan kewirausahaan,” kata Ciputra yang melakukan presentasi bersama Antonius Tanan, Presdir Universitas Ciputra Entrepreneurship Centre.(er)

bisnis.com

Berita Lain

Komentar

Beri Komentar
















BISNIS INDONESIA

Hak Cipta © 2007 - 2010 - PT Jurnalindo Aksara Grafika