Bisnis Indonesia Online » Industri » Agribisnis
Kamis, 18/03/2010 15:59 WIB
RI siapkan Rp150 miliar bagi perluasan lahan padi
oleh : Sumatrabisnis.com
MEDAN (Bisnis.com): Pemerintah tahun ini menyiapkan dana sekitar Rp150 miliar untuk perluasan areal tanaman padi seluas 18.000 hektare untuk menekan ancaman krisis pangan.
Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air Ditjen Pengelolan Lahan dan Air, Deptan, Hilman Manan mengatakan perluasan areal tanaman padi itu antara lain dilakukan di Papua, Kalimantan, Maluku dan termasuk di sejumlah provinsi yang selama ini menjadi sentra produksi padi seperti Sumut.
Dia berbicara sebelum membuka acara Rapat Teknis dan Pengelolan Anggaran Wilayah Barat Ditjen Pengelolan Lahan dan Air, di Medan, kemarin malam
Meski dana yang dianggarkan masih hanya untuk 18.000 hektare tetapi Kementerian Pertanian mengharapkan bisa memperluas areal tanaman padi itu tahun ini hingga seluas 50.000 hektare.
Kini areal tanaman padi nasional berkisar 7,2 juta hektare di mana hasilnya sebagian sudah di ekspor meski untuk jenis premium.
Menyadari kesulitan mendapatkan lahan, maka selain berupaya tetap bisa melakukan perluasan areal tanaman padi, juga diupayakan dengan menjaga terjadinya alih fungsi lahan, meningkatkan produktivitas tanaman dan menggalakkan program konsumsi non beras ke rakyat.
Tahun ini misalnya, rata-rata produktivitas tanaman padi nasional ditargetkan bisa mencapai 5,1 ton per hektare dari tahun 2009 yang masih sebesar 4,95 ton per hektare.
Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, mengatakan, Sumut tahun ini menargetkan produksi padi (gabah kering giling) mencapai 3.577.134 ton atau naik 88.050 ton dari tahun lalu yang masih 3.489.048 ton.(ant)
bisnis.com
Berita Lain
- Indonesia kekurangan tea tester
- Hutan bakau Medan Labuhan terancam punah
- Penetapan kawasan hutan lindung di Samosir terkendala
- Petani nilam Aceh korban permainan harga
- Bengkulu berpotensi kembangkan usaha kepiting lunak