Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Perdagangan
Jumat, 19/03/2010 16:04 WIB
Permintaan komoditas holtikultura Sumut naik
oleh : Eria Latifolia Eno
MEDAN (Bisnis.com): Permintaan atas komoditas holtikultura Sumut dari empat negara mengalami peningkatan sangat tinggi mencapai 97,18%.
Kepala Seksi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Subdis Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Fitra Kurnia mengatakan, selama dua bulan terakhir ada permintaan dari Thailand, Jepang, China, dan Malaysia untuk komoditas cabe kering, asam jawa, bibit tanaman, dan kacang tanah.
"Naiknya permintaan tersebut kemungkinan disebabkan kebutuhan di empat negara itu sangat tinggi. Selain itu selama ini keempat negara tersebut juga selalu tercatat sebagai importir utama holtikultura di Sumut," ujarnya, hari ini.
Fitra menambahkan komoditi yang diekspor ke negara tetangga itu biasanya akan diolah kembali menjadi bumbu masakan siap saji.
Berdasar data Surat Keterangan Asal (SKA), realisasi volume ekspor holtikultura pada periode Januari-Februari 2010 tercatat 9,679,484 kg dengan nilai US$3,575,708. Jika dibanding periode sama tahun lalu, volume ekspornya tercatat 3,899,853 kg dan nilainya US$1,813,420.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga semen naik akibat pasokan kurang
- Keuntungan penjualan buku bekas melonjak
- Harga daging di Medan naik jelang puasa
- Volume pengapalan batu bara 1,5 juta ton
- Kemendag sidak produk SNI di Medan