Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Perdagangan
Kamis, 18/03/2010 14:15 WIB
Sumut dilarang impor sapi hingga April 2010
oleh : Sumatrabisnis.com
MEDAN (Bisnis.com): Pemerintah Provinsi Sumatra Utara hingga April 2010 dilarang mengimpor baru sapi karena kuota yang sebelumnya sebanyak 2.500 ekor dari Australia dinilai masih mencukupi kebutuhan daerah itu.
"Benar, hingga April 2010, Sumut tidak diperbolehkan mengimpor sapi kecuali sisa kuota yang 2.500 ekor sebelumnya.Pemerintah pusat menilai kebutuhan daerah itu masih cukup aman," kata Kepala Dinas Peternakan Sumut Teti Erlina Lubis, di Medan, hari ini
Kebutuhan sapi di Sumut sekitar 3.000 ekor per tahun dan naik sedikit ketika ada hari besar keagamaan.
Apalagi kuota yang 2.500 ekor itu sendiri diakui belum seluruhnya masuk ke Sumut.
Jumlah sapi yang sudah masuk masih 1.000 ekor dan dijadwalkan minggu depan masuk sekitar 800 ekor lagi dan sisanya akan dipasok sesuai keperluan.
"Sapi sebanyak 800 ekor itu dipasok oleh PT Eldira, di kawasan Tanjung Morawa, Sumut," katanya.
Selain PT Edira, pemasok sapi impor itu antara lain PT Lembu Jantan, di Langkat.
"Tidak ada masalah, larangan pengeluaran rekomendasi impor untuk Sumut hingga April karena kebutuhan juga mencukupi dan tidak ada masalah yang mendesak seperti kenaikan harga jual," katanya.
Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Idris Nasution mengatakan, pasokan daging sapi di Sumut memadai yang ditandai dengan harga jual yang stabil.
Harga daging sapi di pasar Medan, kata dia, berkisar Rp60.000 per kg, atau jauh lebih murah dibandingkan ketika mendekati Puasa Ramadhan atau Idul Fitri yang bisa mencapai Rp70.000 per kg.(ant/hambali)
bisnis.com
Berita Lain
- Harga semen naik akibat pasokan kurang
- Keuntungan penjualan buku bekas melonjak
- Harga daging di Medan naik jelang puasa
- Volume pengapalan batu bara 1,5 juta ton
- Kemendag sidak produk SNI di Medan