Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Ekonomi
Kamis, 18/03/2010 16:30 WIB
Isu teroris mulai ganggu dunia usaha Aceh
oleh : Zulkarnaini Muchtar
BANDA ACEH (Bisnis.com): Dunia usaha Aceh kini mulai mundur setelah mencuatnya isu teroris beberapa bulan terkhir ini, dan berdampak tidak hanya di tingkat Provinsi, tetapi di tingkat kabupaten/kota.
Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Provinsi Aceh Firmandes mengaku, muncul isu teroris di saat Pemerintah Aceh sedang giat-giatnya membangun kembali dunia usaha dan menggalakan investasi di Provinsi yang baru saja menghirup perdamaian.
“Sangat-sangat menganggu sekali suasana dunia investasi di Aceh, buktinya Swasta sudah agak mundur, bahwa belum selesai lagi lebel konflik di Aceh, kita sudah dimuculkan isu teroris di Aceh,” tuturnya di Banda Aceh, hari ini
Setelah konflik berakhir dengan perdamain 2005 lalu, dunia investasi kata Firmandes, sudah mulai meningkat sinifikat, usaha swasta dan perekonomian masyarakatpun sudah mulai berkembang pesat di Aceh.
“Banyak usaha swatas yang muncul di Aceh setelah Aceh di nyatakan aman,pemberdayaan ekonomi masyarakat juga sudah jalan, jadi indikasinya ini satu perkembangan roda perekonomian di Aceh,” ujar Firmandes.
Firmandes menambahkan, isu teroris tersebut sangat terasa sekali oleh pihak dunia usaha di Aceh, sebelum isu muncul peningkatan investasi dan pemberdayaan ekonomi sudah mulai meningkat di Aceh.
Firmandes mengingatkan kepada Investor asing maupun lokal, Aceh masih berada pada wilayah yang aman dan nyaman untuk menanam modal di Aceh, isu teroris tersebut bukanlah konflik masyarakat antara pemerintah, “Ini kan orang luar Aceh yang ingin mengacaukan keamanan yang sudah dinikmati oleh masyakata Aceh.”
bisnis.com
Berita Lain
- Penerapan RSPO belum sesuai komitmen
- Pemerintah siapkan opsi ambil alih Inalum
- Presiden pimpin rapat penyerapan APBN
- Stok beras Sumut 52.787 ton
- Kinerja BUMN dinilai belum maksimal